web analytics
Menu

Milan Bicara Soal Bonucci dan Donnarumma

leonardo bonucciAC Milan menyebut transfer Leonardo Bonucci merupakan peringatan besar bagi para rivalnya. Disamping itu Milan sempat ragu mampu mempertahankan Gianluigi Donnarumma.

Bonucci dan Donnarumma adalah bagian dari fondasi besar Milan di musim panas ini. Disamping mereka, I Rossoneri mendatangkan sejumlah pemain bintang lain termasuk Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Lucas Biglia.

Rencana besar tersebut belum akan berhenti lantaran Renato Sanches (Bayern Munich), Alvaro Morata (Real Madrid), Andrea Belotti (Torino), Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund) masih berada dalam pantauan.

Perekrutan Bonucci bisa dikatakan adalah salah satu kejadian yang paling mengejutkan pada musim panas ini. Bonucci datang dari rival utama Milan, Juventus, dan dalam proses yang kilat. Direktur olahraga Milan Massimiliano Mirabelli sendiri dibuat kaget.

“Berakhir sangat cepat (dengan Bonucci). Kami sendiri tidak bisa menduganya,” ungkap dia kepada Premium Sport, yang dikutip ESPN. “Kami mengatakan ‘apakah kami akan langsung melakukannya atau kami tidak melakukannya. Bersama dengan (Sergio) Ramos, ia merupakan salah satu bek tengah terbaik dunia saat ini, secara teknik dan dalam hal karakter.”

“Dalam bertahun-tahun lamanya dia telah belajar cara meraih kemenangan. Dia menjadi rekrutan yang amat krusial di berbagai aspek. Mendapatkan dia dari Juventus bukan hal mudah, akan tetapi kami telah memberikan sinyal besar,” cetus dia.

Sedangkan kontrak anyar Donnarumma sempat menyulut konflik yang sangat panjang. Penjaga gawang berusia 18 tahun tersebut kini bahkan jadi musuh sebagian besar Milanisti, sebelum akhirnya menandatangani kontrak baru yang menjadikannya sebagai salah satu kiper bergaji tertinggi.

“Sejak pertama membuat Gigio menandatangani kontrak merupakan misi mustahil kami,” ungkap Mirabelli. “Kami mewarisi seorang pemain yang siap untuk perpanjangan dan manajemen lama, yang telah sangat bagus dalam memperbarui kontrak, tidak sukses. Maka saat kami datang, kesempatan kami hampir tidak ada.”

“Pada akhirnya kami bisa sepakat. Kami memenuhi keinginan Gigio, dan keluarganya. Mereka betul-betul ingin (tinggal di) Milan. Maka itu adalah kunci dari segalanya,” kata dia, menambahkan.