Menu

Pasca Pembatalan, Patrik Schick Tidak Marah pada Juventus

Patrik Schick, yang merupakan sosok striker pada skuat Sampdoria, sempat mengatakan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam terhadap Juventus setelah transfernya dicancel. Dirinya mulai kembali menjalani latihan kemarin, walau cuma sendiri di tempat latihan.

“Apa saya kesal terhadap Juve? Tidak, saya tak kesal,” ujak pesepak bola berumur 21 tahun tersebut, seperti yang disampaikan oleh media asal Italia.

Seperti yang sudah tahu. Juve melakukan pembatalan dalam pengrekrutan Patrik Schick sebab si pemain diketahui adanya penyakit jantung ketika melakukan tes kesehatan. Padahal, mulanya sudah ada kesepakatan dari masing-masing pihak, atas biaya transfer sebesar 25.000.000 euro. Walau dirinya sudah menjalani istirahat selama satu bulan dan Sampdoria menawarkan untuk melakukan tes kesehatan ke-2, namun Juventus tetap membatalkan pengrekrutannya.

Usai pembatalan transfer tersebut, Sampdoria berupaya menawari penambahan masa kontrak terhadap Schick. Akan tetapi, striker Republik Ceko tersebut masih mempertimbangkannya.

Sempat juga berhembus kabar, bahwasannya l Nerazurri kembali memburu Schick. Inter Milan awalnya bersaing dengan I Bianconeri, sebelum pada akhirnya mundur sebab tahu bahwasannya si pemain lebih sennag dengan Juventus.

Inter Milan digadang-gadang siap untuk membayar klausul pelepasan Schick sebesar 25.000.000 euro ditambah lagi beberapa juta euro sebagai bonus. Belakangan, l Nerazurri mendapatkan persaingan dari PSG (Paris Saint Germain), yang nyatanya juga sedang mengintai Schick sedari dulu.

Schick pribadi masih memiliki masa kontrak dengan Sampdoria sampai dengan bulan Juni tahun 2020 mendatang. Sampdoria membelinya pada tahun 2016 (musim panas) dari Sparta Praha dengan harga 4.000.000 euro. Tahun lalu, dia bermain impresif dengan catatan tibelas gol dan lima upaya dari 35 aksi yang dimainkan.