web analytics
Menu

Petinggi Roma dan Milan Terlibat ‘Perang’

marco fassoneCEO AC Milan, Marco Fassone menanggapi komentar orang nomor satu AS Roma, James Pallotta yang melancarkan sindiran pedas menyangkut geliat transfer Rossoneri sepanjang musim panas ini.

Memang Milan bisa dibilang adalah klub yang paling dibuat sibuk di bursa transfer sejauh ini, merekrut 10 nama baru termasuk dua tangkapan besar yaitu Leonardo Bonucci dari Juventus dan striker masa depan Portugal, Andre Silva dari FC Porto. Disamping itu mereka juga telah mengikat Gianluigi Donnarumma dengan kontrak baru.

Aktivitas transfer besar-besaran itu dilakukan supaya pasukan armada Vincenzo Montella memiliki kesempatan lolos ke Liga Champions musim depan lebih besar. Cuma, keputusan itu dikritik oleh Pallotta.

Bahkan presiden Il Giallorossi, Jumat (28/7) lalu, secara terang-terangan menyebutkan manajemen Rossoneri sudah kehilangan pikiran mereka usai dihujani dana melimpah berkat akuisisi klub oleh pengusaha kaya asal Tiongkok, Yonghong Li.

Akan tetapi Fassone tak membenarkan anggapan Pallota yang mengatakan belanja besar Milan cuma sebuah tren sesaat dan tak mungkin berlanjut karena tidak mempunyai stabilitas finansial. Pernyataan itu dibantah CEO Milan dengan mengklaim Pallotta tidak punya data akurat soal klubnya.

“Jujur saya sangat kaget saat membaca komentarnya pada pagi ini,” ujar Fassone dalam sebuah unggahan video di laman Facebook milik Milan. “Untuk satu hal, itu karena gayanya. Ini tidak biasa, paling tidak di Italia ada sebuah klub menyerang pihak lain secara langsung. Setelah itu kata-katanya juga tidak akurat sama sekali.”

“Semua orang tahu jika untuk mengakuisisi sebuah klub maka anda membutuhkan pengaruh keuangan. Apalagi dia berbicara soal total dana yang tidak akurat.”

“Kami sudah mengeluarkan obligasi yang sepenuhnya ditujukan guna mendanai kampanye transfer kami pada musim panas dan sekarang ini kami berada di naungan obligasi itu.”